Beranda > Saya lagi Hang... > Penyakit yang sering diderita mahasiswa #2

Penyakit yang sering diderita mahasiswa #2

Langsung lanjut aja ya…

3. BaTuk (Bawaanya nguanTuk)

Wah.. kalo pemyakit yang satu ini, saya jelas-jelas kena. Kalo di kelas ada dosen yang sedang mengajar, entah mengapa kata-kata Pak/Bu Dosen jadi seperti nyanyian nina bobo. Terdengar sangat merdu hingga membawa jiwa ini terbang ke angkasa (wuuiittsss…). Ujung-ujungnya para mahasiswa yang terjangkit akan terlelap menuju ke alam mimpi. Memang susah kalo sudah terkena penyakit seperti ini. Siasati saja. Ada beberaapa solusi untuk mencegah rasa kantuk datang kembali. Yang pertama, cukup dengan balsem. Ya, balsem. Kalo anda kira saya bercanda, saya serius! Balsem!

4. Kanker (Kantong Kering)

Ini, penyakit yang sering menjangkiti saya. Kantong kering alias bokek aka butuh aliran dana. Ini lebih menakutkan daripada AIDS! Rasanya ndak enak.Bingung rasanya kalo mau ngapa-ngapain. Langsung aeh, ndak usah dibahas panjang-panjang, nanti mimpi buruk. Akan saya coba mencari solusinya. Yang pertama, bila anda mengalami kondisi kantong kering, coba basahi kantong anda. Maka kantong anda yang semula kering akan mulai basah. Its simple, but stupid…. (-__-“). Yang kedua, bisa kerja sambilan. Kalo saya, kerja sambilannya adalah sebagai public relation. Maksudnya, menjaga relasi dengan publik agar nanti kalo ndak ada uang bisa utang dulu hehehe…Tapi khusus untuk penyakit yang satu ini, terserah agan-agan sekalian bagaimana mengobatinya. Tergantung, kalo kreatif ya bisa survive, kalo ndak kreatif ya susah.

5. Rabies (Rusak, bingung, stres)

Wah, kalo udah kena penyakit ini, parah. Biasanya kalo dari jurusan saya, Sistem Informasi ITS, kebanyakan mahasiswa yang kena penyakit ini tertular dari Alpro. Bagi yang belum tahu alpro, wes mending ndak usah tahu. Atau anda akan menyesal. Sumpah saya ndak bohong. Serius. Suueeeer. Okeh okeh, back to topic. Sebenernya sangat mudah untuk mengatasi rabies. Yaitu ndak kuliah! Ya, kalo ndak kuliah ndak mungkin anda bisa kena rabies hahahaa…. Yang kedua adalah mempertajam soft skill. Apa itu soft skill? Soft adalah empuk, skill adalah kemampuan. Jadi, soft skill itu adalah, kemampuan kita untuk mendapatkan yang empuk-empuk (loh?). Yah kurang lebihnya seperti itu lah.

Ternyata banyak sekali penyakit-penyakit berbahaya yang ada di kampus. Karena itu berhati-hatilah. Jangan sampai anda tertular penyakit-penyakit berbahaya tersebut. Tunggu saja postingan saya tentang penyakit-penyakit yang jauh lebih berbahaya, so stay tuned…

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: